hujan salju

welcome

welcome

Senin, 21 Juni 2010

Tips Mengamankan File Pada Komputer Anda

Repot memang jika satu komputer digunakan banyak orang. Anda mungkin menyimpan file-file rahasia yang tak ingin orang lain membacanya. Bagaimana mengamankan file dan folder itu dari tangan-tangan jahil?

Jika Anda merasa repot melindunginya secara manual, program-program pelindung file/folder bisa menjadi alternatif pilihan Anda. Program-program tersebut bisa diunduh di Internet. Berikut beberapa software yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan file dan folder Anda.

1. Folder Lock
Sistem operasi Windows memang menyediakan fasilitas penyembunyi folder. Sayangnya banyak orang yang sudah mengerti bagaimana membuatnya menjadi tak tersembunyi lagi. Folder Lock mungkin bisa menjadi alternatif pilihan.

Folder Lock merupakan software pengunci folder. Program ini muncul sekitar 2 tahun yang lalu. Fungsinya hampir sama seperti gembok. Folder Lock akan memunculkan kotak dialog untuk mengisi password setiap file yang diklik. Tak hanya mengunci, file yang dilindungi pun akan menjadi tersembunyi. Fasilitas yang ditawarkan juga beragam, mulai dari perlindungan dari virus, mengenkripsi dan mengacak data.

Aplikasi ini berukuran 1,82 MB dan dapat berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP. Program ini bisa diperoleh melalui situs www.newsoftwares.net/folderlock. Sayangnya program tersebut merupakan shareware yang tidak gratis karena Anda harus mengeluarkan kocek US$35 untuk mendapatkannya.

2. Cryptainer LE 5.0.1
Software ini akan membuatkan Anda kontainer data atau folder yang digunakan untuk menyimpan berbagai ragam data. Anda tinggal memasukkan file-file yang akan dienkripsi ke dalam folder tersebut. Tidak hanya bisa bekerja di PC (komputer), program ini juga bisa digunakan dalam media penyimpanan lain seperti USB Drive, CD ROM, Flash Disk dan lainnya.

Selain berfungsi melindungi data, software ini juga mampu melindungi e-mail. Anda bisa mendapatkan software ini secara cuma-cuma alias gratis melalui situs http://www.cypherix.co.uk/cryptainerle/. Sama seperti Folder Lock, program ini bisa berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP

3. MySecretFolder
Software ini memberikan opsi pada pengguna untuk memilih fitur menyembunyikan direktori atau perlindungan folder dengan password. Opsi pertama hanya menyembunyikan saja tanpa pemberian password. Opsi kedua hanya memberikan perlindungan file dengan password saja.

Aplikasi ini dapat berjalan pada platform Windows 98, ME, 2000, Server 2003 dan Windows XP. Untuk pengunduhan, dukungan dan update, dapat diakses melalui situs http://www.my-secret-folder.com/.

4. FileGhost
FileGhost merupakan salah satu tool keamanan yang bisa digunakan untuk memproteksi file atau folder. Dengan program ini, secara aman Anda bisa mengunci, menyembunyikan, menolak (deny) file reading, file writing, mencegah langkah penghapusan file (deleting), penyalinan (copying), pemindahan (moving, pengubahan nama file/folder (renaming) dan replacing.

Program perlindungan ini juga bisa diaplikasikan pada file, folder, volume hard disk, CD/DVD-ROM, flash card atau media penyimpanan lain, tanpa memperhatikan file system yang digunakan (FAT atau NTFS).

Program ini juga sangat user friendly dan mudah digunakan. Cukup dengan men-drag and drop file Anda dan mengatur pengecekan yang diinginkan, maka program perlindungan akan segera bekerja. Dengan FileGhost, Anda tidak hanya bisa melindungi data penting Anda dari orang lain, tetapi juga dari program jahat seperti virus, trojan, spyware dan program jahat lainnya.

Soal platform, program ini berjalan pada Windows 2K/XP/2K3. Sayangnya, program ini tidak gratis. Namun untuk coba-coba saja, program ini disediakan gratis.


Cara Manual

Kalau Anda malas menggunakan software, berikut beberapa cara manual yang bisa Anda coba untuk melindungi file/folder.

A. Memproteksi file Word/Excel.

Langkah-langkahnya:
1. Bukalah file Word atau Excel yang ingin Anda lindungi.
2. Pada menu toolbar, pilihlah menu Tools kemudian pilih Options dan masuk ke menu Security.
3. Setelah Anda memasuki Security, akan muncul box dimana Anda akan diminta untuk mengetikkan password untuk melindungi file.
4. Pada sebelah kanan box tadi, terdapat menu Advanced. Jika Anda menginginkan kata kunci yang diisikan terenkripsi dengan lebih kuat, pilihlah menu ini. Pada menu Advanced, terdapat pilihan enkripsi mulai dari yang paling lemah yakni "Weak Encryption", yang bekerja dengan operasi XOR. Level ini tidak ada pilihan panjang kata kunci.

Kemudian selevel lebih tinggi terdapat enkripsi mode "Office 97/2000 Compatible" untuk standar perlindungan file. Level selanjutnya bervariasi namun tetap dengan metode enkripsi RC4. Pada level ini, Anda sudah bisa mengisikan panjang kata kunci dengan minimal 40 hingga 128 huruf. Berbagai teknik enkripsi ditawarkan, mulai dari DSS, RSA dan AES.

5. Klik OK untuk memilih tipe enkripsi dan Anda akan kembali ke tampilan awal Security.
7. Selain itu, masih terdapat box untuk mengisikan kata kunci yang akan menawarkan pada Anda untuk perlindungan modifikasi file, apakah file tersebut dapat diubah atau hanya read-only. Rekomendasi kami, isilah box ini demi keamanan yang lebih kuat.
8. Klik OK, lalu akan muncul kotak dialog yang meminta Anda untuk mengisikan kembali kata kunci untuk membuka dan memodifikasi file.
9. Anda akan kembali pada file anda. Jangan lupa untuk menyimpannnya terlebih dahulu sebelum Anda menutupnya agar pengaruh pemberian kata kunci tadi berkhasiat.

Bagaimana jika ingin menghilangkan perlindungan tadi? Caranya:
1. Buka kembali file tersebut
2. Masuk ke bagian Security dan hapus kata kunci pada box yang telah anda isikan.
3. Klik OK
4. Kembali ke file dan simpan kembali file tersebut.

B. Melalui Regedit

Cara ini memang kurang populer jika dibandingkan dengan kinerja software yang lebih mudah. Langkahnya:
1. Klik Start > Run, lalu ketikkan regedit kemudian tekan Enter.
2. Anda akan digiring ke file HKEY_CURRENT_USER. Lalu dari HKEY_CURRENT_USER pilih Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

Di window sebelah kanan akan terdapat "NoFolderOptions". Dobel klik NoFolderOptions, Data Type: REG_DWORD. Yang 'diakali' disini adalah bagian datanya. Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan). Jika Anda meng-enable setting ini, maka menu Folder Options yang terdapat pada Start Menu - Setting akan hilang.

Bagaimana cara memunculkan folder option kembali? Berikut langkahnya:
1. Buka menu RUN
2. ketikan gpedit.msc
3. buka user configuration
4. buka administrativ temple
5. buka Windows componen
6. buka windows explorer
7. cari menu Remove the Folder Options menu item from the tools menu
8. klik 2x lalu pilih disable OK Coba buka My Computer lihat di tab Tool pasti Folder Optionsnya sudah muncul kembali.

Tips Memilih Processor & Mainboard serta merakitnya

Memilih Processor & Mainboard itu kadang-kadang ribet karena terlalu banyak merek & tipe yang beredar di pasaran. Simak artikel kami berikut ini sebagai panduan bagi anda untuk memilih Processor & Mainboard yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Bagaimana Memilih Processor?

Meski di pasaran ada banyak merk processor yang banyak beredar, namun kami mencoba menyempitkan pilihannya dengan membaginya menjadi dua bagian. Hal ini berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan. Bagian yang pertama adalah processor Intel Pentium 4 family dan yang kedua AMD Athlon 64 Family.

Kedua merk processor tersebut merupakan merk yang paling banyak dicari dan digunakan oleh kebanyakan orang dan keduanya memiliki beberapa fitur yang cukup berbeda. Di antaranya adalah Intel menggunakan long instruction pipelines yang didesain menghasilkan skala kecepatan clock supertinggi. Sedangkan pada AMD sendiri tidak menggunakan fitur tersebut, melainkan lebih menggunakan fitur shorter Instruction pipelines yang menghasilkan efisiensi yang baik namun sayangnya tidak bisa menghasilkan skala kecepatan yang tinggi. Untuk kalangan umum pastinya kedua hal tersebut akan membingungkan, karenanya kami akan mencoba menjelaskan bagaimana kelebihan dan kerurangan dari masing-masing merk processor.

Intel Pentium 4 Family
Biasa disebut Pentium 4. Meski dalam satu keluarga namun memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan socket yang digunakan. Versi terbanyak yang digunakan Pentium 4 adalah menggunakan socket 478. Pada versi terbarunya telah menggunakan socket LGA 775 untuk mendukung beberapa motherboard keluaran terbaru.

Prescott
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.

Pentium 4 Extreme Edition
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz. Ia juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.

Pentium D
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz. Dengan L2 cache yang dimilikinya 2x1 Mb. Dengan dual-core, diharapkan mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini telah dilengkapi dengan EMT64T (Extended Memory 64 Technology) yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.

Jika Anda tertarik untuk membeli processor keluaran Intel, agaknya jajaran processor Pentium D adalah pilihan ideal. Dual-core dan dukungan 64-bit menjadi alasan utama. Karena ke depannya semua aplikasi dan operating system akan menggunakan 64-bit. Di samping harga jual processor ini terbilang cukup relevan, yaitu sekitar US$279.

AMD Athlon 64 Family
AMD memiliki tiga jenis processor dengan performa yang berbeda. Yaitu, Athlon 64 dan FX Series, juga Sempron. Meski dari ketiganya memiliki basic teknologi yang sama, namun beberapa fitur dan harga yang ditawarkan memiliki perbedaan yang cukup berarti.
Pada dasarnya, processor AMD Athlon 64 mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi terhadap aplikasi yang menggunakan banyak floating point dan kebutuhan bandwidth yang besar. Mengapa demikian?

AMD Athlon 64
Pada processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel. Yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan sudah memiliki teknologi memory dual-channel. Untuk harga, sudah barang tentu Athlon 64 754 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache sebesar 1 MB, sedangkan untuk kecepatan yang ditawarkan beragam, mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.

Athlon 64 FX
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.

Core Logic Chipset

Seperti yang telah kami sebutkan di awal, salah satu bagian untuk memilih motherboard selain menentukan processor yang digunakan, core logic chipset juga bagian yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan. Mengapa demikian?

Jika diumpamakan sebuah motherboard adalah kota, maka core logic chipset merupakan pemerintah local yang melakukan pengaturan alur informasi. Chipset memiliki tugas yang amat vital. Ia akan memerintahkan apa yang harus dilakukan oleh port USB, juga menentukan seberapa cepat system mengakses memory. Dengan demikian fungsi dari core logic chipset sangatlah penting untuk menunjang kinerja komputer.

Sekarang ini, beberapa motherboard menggunakan dua skenario yang cukup berbeda. Skenario pertama adalah motherboard yang didesain untuk processor Intel Pentium 4. Masih mengadopsi cara lama, yaitu menggunakan memory controller yang tertanam di dalam chipset nortbridge.

Pada skenario ini, chipset pada motherboard bertugas sekaligus sebagai memory controller yang merupakan mesin pengontrol untuk mengatur semua kebutuhan yang ada. Memory controller terletak di dalam chipset northbridge yang berada dengan jarak yang relatif tidak terlalu jauh dari processor. Tujuannya untuk menghasilkan bus bandwidth memory yang besar.

Skenario yang kedua adalah motherboard untuk AMD Athlon 64, Athlon 64 FX dan Athlon 64 X2 yang memiliki perbedaan jauh dengan Intel. Pada motherboard AMD Athlon 64, memory controller tidak lagi terdapat pada nortbridge chipset, melainkan dipindahkan ke dalam processor.

Pada kondisi ini, bus memory controller bisa sama cepat dengan kecepatan core processor. Dengan demikian, menjadikan sebuah pasangan gigahertz yang cepat sehingga mampu menghasilkan kinerja yang jauh lebih cepat ketimbang skenario yang pertama.

Namun,ini bukan merupakan kemenangan secara mutlak, karena besarnya performa yang dimiliki oleh AMD memiliki kekurangan dalam fleksibilitas.

Intel memang memiliki fleksibilitas yang cukup baik. Contohnya jika Anda sekarang membeli processor Intel Pentium 4, Anda bisa menggunakan processor tersebut pada motherboard yang menggunakan DDR400. Demikian juga untuk motherboard DDR2/800
bahkan untuk motherboard DDR3, yang akan segera diluncurkan.

Hal tersebut tidak terjadi jika Anda menggunakan processor AMD Athlon 64 ataupun 64 FX karena controller-nya terikat pada satu teknologi memory saja. Sehingga Anda harus menyesuaikan memory yang Anda gunakan sesuai dengan controller yang terdapat secara terintegrasi di dalam processor.

Itulah salah satu alasan kenapa sampai sekarang ini AMD masih mengadopsi teknologi memory DDR 400. Karena selain ingin tetap memberikan fleksibilitas terhadap konsumennya, AMD juga beranggapan kemampuan bandwith memory yang dihasilkan DDR 400 masih mampu menangani semua kebutuhan proses computing saat ini.

Meskipun semua chipset mengacu pada memory controller, namun core logic chipset sendiri memiliki beberapa fungsi yang sangat penting. Yaitu performa USB, harddisk, dan seberapa cepat PCI dan VGA slot (AGP atau PCIe x16) dapat mentransfer data.

Perkembangan Chipset Terakhir

Intel
Untuk Intel sekarang ini telah meluncurkan motherboard dengan chipset 955X dan 945P yang mendukung DDR2/667, dan secara tegas meninggalkan DDR400. Namun pada chipset ini, hal yang paling diunggulkan adalah kemampuan chipset mendukung fitur dual-core processor.

nVIDIA
Setelah sebelumnya sempat berseberangan dengan Intel, kini chipset nVIDIA bisa bersanding dengan processor Intel. Dengan mencoba mengeluarkan chipset terbarunya yaitu nVIDIA nForce4 Intel Edition. Chipset serupa sebelumnya hadir untuk basis Athlon 64. Pada chipset tersebut telah mendukung teknologi SLI dan dilengkapi dengan SATA 3 GB juga Firewall. Namun sayangnya, belum ada kepastian dari nVIDIA, mengenai dukungan chipset tersebut untuk dual-core processor.

VIA
Meski produsen yang satu ini terbilang lambat mengembangkan teknologi ketimbang kedua produsen yang telah kami sebutkan di atas, namun VIA telah mengeluarkan VIA PT984 Pro. Keunikan chipset ini adalah dapat menjalankan video card PCI Express x16 juga AGP 8x. Keduanya dapat berjalan secara simultan dan mendukung dual monitor. Namun, hal tersebut berbeda dengan SLI. Karena pada konfigurasi SLI, mampu membagi
bandwidth data dari dua buah video card. Selain itu, VIA memberikan dua pilihan memory yaitu DDR400 dan DDR2 667 sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Setelah sebelumnya kami berikan beberapa tip untuk memilih processor, maka kami akan memberikan juga kepada Anda bagaimana memilih chipset yang tepat.

- Hal pertama yang Anda harus perhatikan adalah jenis chipset yang digunakan. Jangan terkecoh dengan nama-nama produk yang unik. Beberapa produsen sengaja menggunakan nama yang unik untuk menarik pembeli. Namun tidak jarang hasil dan kinerja yang dimilikinya kurang sesuai dengan namanya.

- Perhatikan kecepatan interkoneksi antara chipset northbride dengan southbridge. Kecepatannya minimal menggunakan 133 MB/s. Beberapa produk terbaru sudah bisa mencapai 2 GB/s. Mana yang harus dibutuhkan, itu adalah sebuah pertanyaan yang sulit. Untuk kebutuhan ‘normal’ 800 MB/s hingga 1 GB/s terbilang cukup memadai. Anda juga butuh pertimbangan untuk konfigurasi chipset jika ada 4 PCI Express X1 dalam sebuah sourthbridge, Anda akan membutuhkan 1-2 GB/s koneksi untuk mendukung bandwidth yang sesuai, namun jika hanya ada X1 jalur yang terhubung langsung ke northbridge, maka interkoneksi tersebut belum Anda butuhkan.

- Perhatikan chipset southbrigde, produsen motherboard dapat dengan mudah menukar chipset tersebut dengan chipset yang lain. Dan jika hal tersebut terjadi, maka beberapa fitur yang dimiliki akan lebih sedikit dan terbatas. Karenanya Anda harus memperhatikan
dengan benar.

- Sama halnya dengan memilih motherboard, untuk memilih chipset yang tepat Anda juga membutuhkan second opinion untuk memberikan referensi yang tepat. Karenanya Anda bisa mendapatkan dari beberapa review pada media tentang chipset tersebut agar Anda tidak menyesal di kemudian hari.

Setelah semuanya kami jelaskan, maka tinggal Anda yang menentukan pilihan dan selamat membangun komputer baru. Semoga dengan panduan ini, Anda tidak terjebak dalam memilih.

TIPS PEMASANGAN MOTHERBOARD

Memasang motherboard bukanlah sesuatu yang sulit. Tidak diperlukan ijasah ataupun kecerdasan jenius untuk dapat melakukannya. Melainkan hanya perlu membutuhkan ketelitian dan kemauan. Untuk melakukan hal tersebut, akan kami berikan panduan untuk Anda.

1. Perhatian khusus untuk jumper.
Sampai sekarang ini memang tidak ada standar layout untuk jumper pada motherboard. Hal ini dikarenakan industri produsen motherboard, memiliki desain layout tersendiri. Meskipun tidak mencolok antara masing-masing produsen. Namun, untuk Anda yang baru kali pertama memasang motherboard, kami sarankan untuk membaca buku manualnya. Karena tidak semua produk motherboard, memiliki penjelasan text yang tertera jelas pada PCB motherboard. Jangan menebak-nebak untuk hal ini.

2. Teknologi sekrup.
Cukup sulit untuk menentukan kategori yang tepat untuk hal ini. Sebelum memasang motherboard, kebanyakan casing dilengkapi sekrup yang cukup banyak. Optimalkan penggunaannya. Usahakan semua titik lubang pengikat motherboard terpasang sekrup. Dengan demikian, motherboard dapat terpasang dengan lekat di casing. Namun tentunya jangan asal pasang. Sesuaikan panjang dan ukuran sekrup sesuai dengan lubang yang digunakan.

3. Gunakan I/O Shield.
Sebuah plat besi yang berfungsi untuk menutup celah yang terdapat antara input/ouput konektor dari motherboard. Dengan memasangkan plat besi tersebut, selain komputer akan terlihat rapi, komputer juga akan lebih tertutup sehingga tidak dimasuki oleh kotoran atau serangga. I/O Shield biasanya disediakan pada paket penjualan sebuah motherboard. Bentuknya yang spesifik, disesuaikan dengan ketersedian I/O pada produk motherboard yang bersangkutan. Sebaiknya jangan menggunakan I/O shield untuk motherboard lain, karena dapat menghalangi I/O yang tersedia.

4. Pilih port yang tepat.
Asumsi bahwa dengan memasangkan SATA atau PATA drive ke dalam sembarang konektor akan membuat sistem Anda bisa booting. Beberapa motherboard menyediakan RAID controller untuk SATA/PATA. Untuk ini, membutuhkan driver yang biasanya disertakan dalam sebuah disket. Anda harus menginstalnya terlebih dahulu baru Windows XP Anda bisa booting. Anda juga harus melakukan setting-an terlebih dahulu dari dalam BIOS dan mengalamatkan RAID untuk bisa digunakan pada harddisk PATA.

5. Sesuaikan RAM.
Sebelumnya banyak orang yang mengatakan bahwa untuk menjalankan dual-channel, cukup dengan cara memasang memory sesuai dengan warnanya. Jika Anda memasang memory pertama pada slot berwarna biru, memory kedua pun harus demikian. Namun bagaimana jika motherboard tersebut memiliki 4 slot memory dengan warna yang sama? Jawabannya bisa Anda temukan pada buku manual motherboard tersebut. Jika Anda tidak mendapatkan konfigurasi yang tepat untuk dual-channel memory tersebut, kemungkinan besar sistem akan mengalami penurunan kinerja yang cukup signifikan.

6. Gunakan power konektor yang sesuai.
Pada motherboard keluaran terbaru menggunakan konektor yang berbeda dengan yang terdahulu. Oleh karena itu, pasang semua konektor power yang ada sesuai dengan yang terdapat di motherboard, jangan pernah menggabungkan dua power ke dalam satu konektor, karena bisa menyebabkan kerusakan yang fatal.

7. Pemasangan processor.
Ini adalah bagian yang tersulit dalam pemasangan motherboard. Karena jika Anda salah memasangnya bukan tidak mungkin processor Anda akan rusak. Pada motherboard lama, Anda membutuhkan alat bantu obeng untuk melepaskan pengait heatsink. Dan tak sedikit yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karenanya jika Anda masih menggunakan motherboard dengan socket lama (Socket A, dan socket 478) harus berhati-hati. Pada motherboard sekarang (socket 775, 754, dan 939) bisa dibilang bisa langsung dipasang tanpa harus menggunakan alat bantu obeng. Pengait heatsink jauh lebih mudah dioperasikan, dibanding processor jaman dulu.

Tips Memilih Dan Merawat Keyboard




Keyboard merupakan salah satu komponen yang melengkapi komputer. Bagi Anda yang sering menghabiskan waktu di depan komputer, menggunakan keyboard yang benar-benar nyaman dipakai adalah hal yang penting diperhatikan agar jari-jari dan pergelangan tangan Anda tidak sakit dan tegang.

Bagaimana memilih keyboard yang baik dan nyaman dipakai? Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan.

1. Pilih keyboard yang ergonomis.
Bagi yang sering berinteraksi dengan komputer, disarankan untuk memilih keyboard yang ekonomis. Seperti dilansir monstersandcritics.com, Stefan Willecke dari majalah PC-Welt mengungkapkan, keyboard yang ergonomis akan membantu mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan Anda. Perhatikan juga kenyamanan dan kemudahan menekan tombol keyboardnya.
Keyboard ergonomis biasanya berbentuk datar dan umumnya dibagi dalam dua segmen. Terkadang juga terdapat track ball yang bisa digunakan sebagai mouse. Semua fasilitas ini dihadirkan guna menghindari pengguna meletakkan tangannya dalam posisi yang salah, yang akan berakibat pada sakit yang berkepanjangan.

2. Warna keyboard juga berpengaruh pada penglihatan.
Ergonomis tidak hanya terbatas pada bentuk dan disain saja. Warna juga menjadi salah satu unsur penting ergonomis. Hindari warna yang kontras, karena warna-warna seperti itu tidak termasuk dalam kategori ergonomis. Pilih warna keyboard yang tidak 'sakit' dipandang mata. Umumnya hitam dan perak menjadi warna pilihan banyak konsumen.

3. Pertimbangkan fungsi ekstra yang disertakan pada keyboard.
Fungsi-fungsi ekstra tersebut akan mempermudah kerja Anda selagi bergulat dengan komputer. Beberapa keyboard yang mahal bahkan ada yang dilengkapi tombol untuk memunculkan program kalkulator saku Windows. Ada juga keyboard yang memungkinkan pengguna memberi fungsi pada tombol tambahan. Artinya, seluruh aktifitas yang sudah dilakukan bisa dipanggil kembali hanya dengan menekan sebuah tombol di keyboard.

4. Bagi pengguna yang menginginkan keamanan pada komputernya, bisa dimulai dari keyboard. Pasalnya, saat ini sudah tersedia keyboard yang bisa mendeteksi sidik jari. Sidik jari inilah yang menentukan apakah seseorang bisa menggunakan keyboard tersebut atau tidak.

5. Pilihlah keyboard dengan port USB.
Fasilitas ini akan memudahkan Anda yang senang bergelut dengan pemutar MP3 atau kamera digital.

6. Sesuaikan harga keyboard dengan kantong Anda.
Soal harga? Pastinya ada banyak variasi harga keyboard mulai dari US$ 10 untuk keyboard biasa hingga US$ 300 untuk keyboard yang dilengkapi dengan 3 port USB. Sementara itu keyboard ergonomis tersedia dengan harga sekitar US$ 40. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas kantong Anda sesaat akan membeli keyboard.

7. Rawat keyboard dengan cara rajin membersihkannya.
Barang mahal sekalipun, jika tidak dirawat lama kelamaan akan rusak. Gunakan kuas untuk membersihkan sela-sela tombol keyboard. Dan tentu saja, jangan makan atau minum di dekatnya karena bisa saja tanpa sengaja Anda menumpahkan makanan atau minuman pada keyboard.

Tips Memperpanjang Umur Baterai Laptop & Gadget




Dari laboratorium Lawrence Berkely memberikan saran agar baterai perangkat gadget memiliki umur lebih panjang.

Tekniknya sederhana, cabut adaptor dari perangkat gadget dan jangan sering-sering charge kalau baterai masih ada.

Kapan penguna gadget seperti notebook sebaiknya mencabut baterai? Ketika baterai sudah penuh, sebaiknya lepaskan adaptor untuk mengisi baterai. Baterai akan berterima kasih untuk langkah kecil teresbut.

Alasannya mudah, memakai baterai (dis-charger) atau mengisi baterai (re-charge) akan memperpendek umur baterai. Kedua perlakuan tersebut akan menghabiskan umur baterai menjadi lebih singkat. Bila satu langkah saja dapat dijaga, maka umur baterai akan lebih lama.

Panas juga menganggu kemampuan baterai. Menghadapi temperature terlalu panas akan memperburuk daya tahan baterai itu sendiri. Disarankan tidak melewati batasi 15 derajat dari suhu ruang. Tidak heran bila di negara tropis, baterai memiliki daya tahan lebih rendah. Apakah suhu panas membuat masalah, ternyata suhu terlalu dingin membuat masalah lain bagi baterai Li-ion.

Teknik jitu, bila baterai tidak perlu digunakan. Sebaiknya dikeluarkan dari peralatan gadget seperti notebook, lalu gunakan power langsung dari adaptor untuk perangkat elektronik.


Minggu, 20 Juni 2010

Kenali Processor Intel Dari Core 2 Duo Sampai Core i7

Selama bertahun-tahun Intel telah bekerja di balik layar untuk membuat struktur brand dan mengekplorasi banyak cara agar mudah dimengerti user. Intel telah memutuskan untuk memberikan informasi mengenai struktur brand mereka yang kompleks dengan membaginya dalam 3 kategori utama, yakni "entry-level (Intel Core i3), mid-level (Intel Core i5), dan high-level (Intel Core i7)."

Menurut juru bicara Intel, Bill Calder mencatat bahwa focus strategi Intel adalah untuk membuat brand ‘hero’ dengan nama Intel® Core™. Setelah itu, Intel membuat versi derivative dari brand Intel Core yakni Core™2 Duo, Core 2 Quad, dan sebagainya.

Untuk keluarga processor Core sendiri terdapat multi level seperti processor Intel® Core™ i3, Intel® Core™ i5, dan Intel® Core™ i7. Processor Core i3 dan Core i5 merupakan modifikasi baru dan mengikuti Intel Core i7 dalam satu struktur family Core yang sama.

Sangat penting diketahui, bahwa menurut Intel, brand Core tersebut memberikan sinyal fitur dan keuntungan tersendiri. Sebagai contoh, processor yang akan datang seperti Lynnfield (desktop) yang akan membawa brand Intel Core, namun mirip dengan Intel Core i5 dan i7, tergantung dengan kemampuan fitur dan kapabilitasnya. Sedangkan Clarksfield (mobile) akan menggunakan brand Intel Core i7.

Sementara Celeron untuk entry-level, bersama dengan Pentium untuk basic computing. Sedangkan processor Intel Atom beranjak dari device baru, mulai netbook hingga smartphone.

Untuk pembelian PC, processor Celeron masuk dalam kategori bagus, Pentium lebih baik, dan Intel Core merepresentasikan yang terbaik dari Intel. Sementara itu, teknologi Intel vPro melanjutkan untuk kelas keamanan yang terbaik dan dipasangkan dengan Intel Core, baik Core i5 atau Core i7.

Dengan fokus kepada Intel Core, teknologi processor brand Centrino akan ‘diistirahatkan’ untuk PC di awal tahun ini. Bagaimanapun, Centrino memiliki saham yang besar sebagai teknologi wireless, sehingga dapat ditransisikan dengan nama product Wi-Fi dan WiMAX mulai tahun 2010. (beritanet)

Notebook Tumbangkan Dominasi Netbook


Kendati notebook mampu menumbangkan dominasi netbook, dominasi notebook di pasar PC global belum aman. Sebab, notebook menghadapi ancaman serius dari komputer tablet seperti iPad.

Laporan terbaru firma riset International Data Corp (IDC) memperkirakan, volume penjualan PC (personal computer) global pada 2010 akan bertumbuh 19,8 persen menjadi 354,8 juta unit, dari 296,1 juta unit pada 2009. IDC mengungkapkan, pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2010 akan melonjak berkat pemulihan ekonomi dunia. Namun demikian, IDC menegaskan, peta persaingan di pasar PC global pada 2010 akan berubah.

Sebab, pada 2010 pendorong utama pertumbuhan volume penjualan PC global adalah notebook, tidak lagi netbook, seperti yang terjadi pada 2008 dan 2009. IDC menjelaskan, konsumen mulai meninggalkan netbook dan beralih ke notebook karena daya beli konsumen sudah pulih. IDC menilai, pada 2008 dan 2009 konsumen berlomba membeli netbook karena netbook adalah platform PC yang berharga paling terjangkau di tengah hantaman krisis finansial global.

"Pada 2010, peran netbook menjadi semakin kecil. Sebab, notebook mulai bangkit sebagai pendorong utama pertumbuhan volume penjualan PC global.Pertumbuhan pada 2010 pun akan terjadi secara merata di negara-negara maju maupun negara-negara berkembang," ujar Research Analyst Worldwide Quarterly PC Tracker IDC Jay Chou.

Berkat pemulihan ekonomi dunia, IDC mengungkapkan, volume penjualan PC global akan terus bertumbuh pada level digit ganda hingga 2012. Level pertumbuhan itu kontras dengan pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2009 yang hanya mencapai 3,0 persen. Pada 2009, volume penjualan PC global bertumbuh sangat lemah karena sebagian besar konsumen di dunia menunda pembelian PC baru akibat kondisi perekonomian global yang tidak menentu.

Namun demikian, IDC memperingatkan, pasar PC global pada 2010 hingga 2014 bukan tidak memiliki tantangan. IDC mengakui, volume penjualan PC global memang akan terus bertumbuh mulai 2010 hingga 2014. Akan tetapi, IDC menegaskan, pertumbuhan volume penjualan PC global ternyata terus melemah mulai 2011 hingga 2014. IDC memperkirakan, volume penjualan PC global hanya akan bertumbuh 14,4 persen pada 2011; kemudian 12,8 persen pada 2012; selanjutnya 12,0 persen pada 2013; dan 11,1 persen pada 2014.

Dibandingkan dengan 2010, angka pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2011-2014 ternyata sangat rendah. Karena itu, IDC pun menilai pertumbuhan sangat tinggi di pasar PC global pada 2010 hanya merupakan euforia sesaat.

"Ini adalah fenomena ‘gelang karet'. Pada masa krisis, konsumen mengetatkan ikat pinggang untuk menghemat tabungan. Setelah krisis berakhir, mereka pun menjadi lepas kendali dan berbelanja besar-besaran, termasuk membeli PC baru," ujar Manager Quarterly PC Tracker Research IDC David Daoud. Selaras dengan perkiraan IDC, firma riset DisplaySearch Ltd mengungkapkan, peran netbook dalam mendorong pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2010 akan terus melemah karena mulai digeser oleh notebook.

DisplaySearch menjelaskan, konsumen lebih suka membeli notebook daripada netbook karena harga notebook terus melemah sedangkan harga netbook terus naik. Padahal, DisplaySearch menegaskan, notebook memiliki jauh lebih banyak fungsi daripada netbook, yang juga memiliki tenaga komputasi jauh lebih rendah daripada notebook.

"Tahun 2007 adalah kelahiran netbook. Selanjutnya, netbook berjaya pada 2008 dan 2009. Namun demikian, pada 2010 daya saing netbook mulai melemah karena harga notebook menjadi semakin terjangkau," tandas Director Notebook Market Research Display-Search Ltd John F Jacobs.

Firma riset Gartner Inc menambahkan, volume penjualan PC global pada 2010 akan meningkat 22,0 persen menjadi 376,6 juta unit,dari 308,3 juta unit pada 2009. Seperti pada 2008 dan 2009, Gartner mengungkapkan, pendorong utama pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2010 adalah netbook. Gartner memprediksi, volume penjualan netbook global pada 2010 akan meningkat 30,0 persen menjadi 41,8 juta unit, dari 32,1 juta unit pada 2009.

Berkat pertumbuhannya yang sangat pesat, Gartner menegaskan, pangsa netbook di pasar PC global pada 2010 meningkat menjadi 18,6 persen. Namun demikian, Gartner meyakini, pangsa netbook di pasar PC global akan melemah mulai 2011 sehingga pada 2014 pangsa netbook hanya akan tersisa 13,9 persen.

"Konsumen mulai menghindari netbook karena dua sebab. Pertama, konsumen mulai menyadari limitasi netbook. Kedua, harga netbook menjadi tidak jauh berbeda daripada notebook karena para produsen notebook agresif memangkas harga," tutur Principal Analyst Gartner Inc Mikako Kitagawa. Kendati notebook akan berjaya pada 2010, DisplaySearch menegaskan, notebook tidak kebal dari tantangan.

Sebab, DisplaySearch mengungkapkan, konsumen pada saat ini juga menghadapi pilihan PC baru yang tidak kalah menarik, yaitu tablet. DisplaySearch memaparkan, tablet berisiko memangkas pertumbuhan volume penjualan notebook karena para produsen PC di dunia pada saat ini berlomba memproduksi tablet untuk mengekor sukses iPad dari Apple Inc. Firma riset iSuppli Corp meyakini, volume penjualan global iPad akan menembus angka 7,1 juta unit pada 2010, dan melambung lagi menjadi 20,1 juta unit pada 2012.

"Kunci sukses iPad adalah layar sentuh.Dengan teknologi layar sentuh multi-touch iPad menjadi sangat mudah digunakan, baik oleh anak berusia dua tahun atau pun oleh orang tua yang sudah berusia 92 tahun," tandas Director Monitor Research iSuppli Corp Rhoda Alexander. Dengan banyaknya penawaran tablet, DisplaySearch menjelaskan, konsumen yang semula berencana membeli notebook bisa beralih ke tablet karena tablet seperti iPad mampu menyajikan interaksi lebih alamiah antara manusia dan komputer, melalui penggunaan teknologi layar sentuh

Membuat Halaman Web Dinamis dengan Access

Dalam lingkungan database data sering kali berubah dan kita perlu memberikan informasi yang up-to-date kepada user. Dengan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP), kita dapat membuat halaman web dinamis yang terhubung ke database.
Pada contoh ini, kita akan membuat katalog produk untuk web user dan sekali lagi kita akan kembali menggunakan contoh database Northwind dan Microsoft Access 2002. Jika Anda belum pernah menggunakan contoh database tersebut, lihat petunjuk instalasi yang terdapat pada kotak keterangan. Selanjutnya buka database tersebut. Pada waktu Anda melihat jendela utama database, pilih submenu Table. Klik ganda Product di dalam Table seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.
Klik menu File dan kemudian pilih Export. Pada jendela selanjutnya yang tampil Anda dapat memilih format ekspor dan nama file. Dari menu "Save as type:", pilih Microsoft Active Server Pages. Sampai di sini, Anda perlu memberi nama file Anda. Pada contoh ini kita beri nama Products. Jangan lupa, Anda perlu menggunakan file browser untuk menunjukkan path yang sesuai untuk menampilkan file Anda di Internet. Hal ini bergantung kepada bagaimana Anda mengonfigurasi web browser Anda. Path default untuk Internet Information Server adalah \Inetpub\wwwroot. Jika sudah selesai, klik tombol Save All untuk melanjutkan.
Pada kotak dialog Microsoft Active Server Pages Output, Anda dapat memberikan informasi lebih lengkap tentang ASP Anda. Pertama, Anda mungkin ingin memilih suatu template HTML agar data Anda tampil lebih menarik. Untuk itu, klik tombol Browse dan pilihlah template HTML yang ingin Anda gunakan. Beberapa contoh template HTML dapat Anda lihat di dalam direktori \Program Files\Microsoft Office\Templates\1033\. Pada contoh ini kita gunakan "Simple Layout.htm".
Entri berikutnya dalam kotak dialog adalah Data Source Name. Sangat penting untuk mengingat apa yang Anda masukkan di siniia mendefinisikan koneksi yang digunakan oleh server untuk menerima informasi database. Anda dapat menggunakan sembarang nama. Pada contoh ini, kita beri nama Data Source kita "Northwind". Perhatikan bahwa pada bagian Data Source Anda dapat menentukan username dan password untuk mengakses database tersebut. Hal ini penting jika kita menggunakan mekanisme sekuriti Microsoft Access untuk database Northwind. Kita tidak akan melakukan itu di sini, jadi biarkan saja bagian itu kosong.
Pada bagian terakhir kotak dialog, Anda dapat menentukan URL dan nilai timeout ASP. URL adalah metode yang digunakan untuk mengakses ASP melalui Internet. Anda harus memasukkan nama yang sesuai dengan nama file dan path yang dipilih pada langkah 2. Jika Anda memasukkan file di dalam direktori \Inetpub\wwwroot\, maka URL-nya adalah "http://localhost/Products.asp", di mana localhost adalah nama komputer Anda (misalnya database.pcmedia.co.id). Dengan nilai timeout, Anda dapat menentukan berapa lama koneksi dibiarkan terbuka untuk user yang idle. Lima menit merupakan awal yang baik.
Selanjutnya Anda akan melihat kotak dialog ODBC Data Source Administrator. Untuk membuat sumber data baru, pertama klik tab System DSN pada bagian atas kotak dialog. Kemudian, klik tombol Add untuk memulai proses pembuatan Data Source baru. Proses pembuatan Data Source baru dimulai dengan kotak dialog Create New Data Source. Di sini Anda dapat memilih driver yang ingin digunakan sebagai sumber data. Pada contoh ini, kita gunakan Microsoft Access Driver (*.mdb). Klik tombol Finish untuk melanjutkan.
Pada kotak dialog ODBC Microsoft Access Setup, masukkan nama Data Source. Nama yang Anda masukkan di sini harus sama dengan nama yang dimasukkan sebelumnya pada langkah 4 atau link tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Karena pada langkah 4 kita menggunakan nama "Northwind", maka di sini kita namakan Data Source-nya "Northwind". Di sini Anda juga dapat memasukkan keterangan mengenai Data Source sebagai referensi untuk masa yang akan datang. Pada contoh ini, Data Source kita beri akan deskripsi "Database Northwind".
Klik tombol OK dan file ASP Anda akan disimpan ke path yang telah ditentukan. Jika mencoba mengakses halaman sekarang, Anda akan menerima pesan ODBC error. Hal ini karena kita belum menentukan sumber data sehingga web server tidak dapat menemukan database. Agar halaman berfungsi sebagaimana mestinya, Anda perlu menentukan sumber data ODBC sehingga web server dapat mengakses database. Teruskan ke langkah berikutnya untuk membuat halaman dapat berfungsi.
Proses ini dapat sedikit berbeda bergantung kepada operating system yang Anda gunakan. Untuk semua operating system, klik Start, Settings, dan kemudian pilih Control Panel. Jika Anda menggunakan Windows 95 atau 98, klik ganda icon ODBC (32-bit). Jika Anda menggunakan Windows NT, pilih icon ODBC. Jika Anda menggunakan Windows 2000 atau Windows XP Professional, klik ganda Administrative Tools dan kemudian klik ganda icon Data Source (ODBC).
Klik tombol Select dan kemudian gunakan jendela navigasi file untuk mencari file database yang ingin Anda akses. Jika Anda menggunakan instalasi default, database akan berada di Program Files\Microsoft Office\Samples\Northwind.mdb. Klik tombol OK pada jendela navigasi dan kemudian klik tombok OK pada jendela setup ODBC. Yang terakhir, klik tombol OK pada jendela ODBC Data Source Administrator. Gunakan web browser Anda untuk memastikan Active Server Page berfungsi dengan baik.